Sebagian orang hewan kucing ini dianggap sebagai hewan pemalas dan mengandung toksoplasma yang tidak baik untuk anak-anak dan ibu hamil. Namun selama kita bisa memelihara dengan baik dan memperhatikan mulai dari segi makanan serta kesehatannya aman lho bagi manusia.
Selain memiliki sikap penurut, kucing juga dikenal sebagai hewan yang lucu dan menggemaskan. Kebanyakan orang menganggap hewan berbulu tersebut dianggap sebagai hewan sahabat manusia dan juga sebagai obat pelipur lara. Tak hayal jika kucing sebagai obat ampuh penghilang stres terbaik. Dengan melihat tingkah lucunya yang aneh-aneh sangat menghibur sekali. Apalagi saat pulang kerja yang tadinya murung dengan berbagai tugas kantor yang menumpuk jadi lebih bersemangat kala melihat kucing peliharaan menyambut dan bermain dengan tingkah lucunya.
Nah ternyata memelihara kucing tidak hanya sebagi obat mujarab penghilang stres lho, tetapi banyak sekali manfaat lain yang bisa kita perolah…
-
Menurunkan resiko penyakit jantung dan stroke
Selain membuat sehat secara psikis dan emosional, kamu juga bisa terhindar dari resiko penjakit jantung dan stroke lho. Saat kamu bermain dengan kucing secara tidak sadar kamu akan merasa bahagia dan rasa stres hilang. Nah inilah yang membuat beban pikiran menjadi hilang. Salah satu pemicu dari serangan jantung dan stroke adalah beban pikiran yang terlalu berat, sehingga kesehatan kamu terganggu.
-
Meningkatkan Mood baik
https://www.instagram.com/p/Byz0MWtnjmm/?utm_source=ig_web_copy_link
Ketika kamu merasa bosan atau terjadi sesuatu pada hari-harimu yang melelahkan sehingga membuat mood buruk datang. Tenang…dengan bermain bersama kucing bisa membuat mood jelek kamu menjadi baik lho…Bermain bersama kucing dapat meningkatkan hormon kebahagiaan di dalam tubuh. Hormon ini juga yang akan mengatur perasaan atau mood bagus kamu..
-
Terapi Autisme
Secara umum, manusia yang berkontak langsung dengan hewan peliharaan menciptakan interaksi sosial. Selain mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke dan meningkatkan mood baik, memelihara kucing ternyata bisa menjadi media terapi yaitu terapi bagi anak-anak yang mengidap Autisme.
Sebuah penelitian di University of Missouri telah membuktikan bahwa interaksi antara para pengidap autisme dengan kucing secara dramatis menjadi terapi yang baik bagi autisme. Dengan mengelu-elus kucing bagi anak berkebutuhan khusus tersebut dapat memberikan efek menenangkan dan mengatur emosional.